Apakah Boleh Mengenakan Cepol dalam Memakai Hijab?

Apakah Boleh Mengenakan Cepol dalam Memakai Hijab?

Smallest Font
Largest Font

Oleh: Fabella*

MEDIAMU.COM - Hijab merupakan sebuah penghalang atau penutup, dimana dalam artiannya bisa mengacu kepada jilbab atau kerudung untuk menutup aurat pada perempuan, sehingga terhalang dari rasa malu dan menjaga diri dari pandangan jahat. Namun, saat menggunakan hijab, akhwat seringkali menggunakan cepolan untuk mengikat rambutnya, dalam beberapa artikel menyebutkan cepol perempuan yang berhijab menjauhkannya dari bau surga. Kenapa?

Cepol adalah ikatan yang digunakan untuk menggulung rambut agar terlihat rapi saat mengenakan hijab, seiring berjalannya trend dari zaman ke zaman pemakaian cepol saat berhijab sering dinilai berlebihan sampai membentuk punuk unta, hal itulah yang menjadikannya sebuah larangan atau hukumnya makruh.

Dalam hadits riwayat Muslim disebutkan “Ada dua golongan ahli neraka yang aku belum pernah melihatnya. Pertama, golongan yang membawa cambuk yang seperti ekor sapi di mana dengan cambuk tersebut mereka mencambuki orang-orang. Kedua, golongan perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, yang cenderung (tidak taat kepada Allah) dan mengajarkan orang lain untuk meniru perbuatan mereka. Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring, dan mereka tidak akan masuk surga dan tidak mencium baunya. Padahal sungguh bau surga akan tercium dari jarak perjalan seperti ini seperti ini (jarak yang jauh).

Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid dalam Himpunan Putusan tarjih, menekankan bahwa seorang perempuan hendaklah menggunakan penutup yang syar’i, yaitu pakaian yang tidak menampakkan lekuk tubuh, tidak ketat, dan tidak mencolok. Selama cepol atau ikatan rambut yang digunakan tidak menonjolkan bagian kepala secara mencolok dan tidak menyerupai punuk unta, maka diperbolehkan.

Maka dari itu, penggunaan cepol hendaklah dalam batas wajar, tidak menarik perhatian, tidak berlebihan, dan tentunya tidak menjadikan perempuan yang memakainya nanti jauh dari surga Allah Swt.

*penulis adalah mahasiswa magang Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Berita Terkait

Paling Banyak Dilihat